Social Icons

Featured Posts

Monday, 13 June 2016

Kasihan Layar laptopnya, ntar jadi jatuh cinta dia hehehe karena dilihatin terus

Hiburan disiang hari, Dia orangnya asik, baik hati, murah senyum, fleksibel, rela berkorban, memberi yang terbaik.... hahahaha sopo seng nguyai segoro 

lungset


Friday, 13 May 2016

Aku Dan Dirimu


Tentang perasaan yang kian menyiksaTentang rindu yang menggebuTentang cinta yang tak terungkapSudah terlalu lama kita berdiamTenggelam dalam gelisah yang tak teredamMemenuhi mimpi - mimpiMalam kita
Jika sang waktu bisa kita hentikanDan s'gala mimpi - mimpi jadi kenyataanMeleburkan semua batasAntara kau dan aku...Kita...

Monday, 19 October 2015

Kenangan Terindah


Bila yang tertulis untukkuAdalah yang terbaik untukmuKan kujadikan kauKenangan yang terindah dalam hidupkuNamun takkan mudah bagikuMeninggalkan jejak hidupkuYang t'lah terukir abadiSebagai kenangan yang terindah

Darimu kutemukan hidupkuBagiku kaulah cinta sejati

Friday, 16 October 2015

UNTAIAN RINDUKU

Ingin aku sampaikan rasaku ini pada dedaunan,
Apalah daya, ia hanya bisa berkelayut mesra
Terterpa udara yang membelainya

Ingin aku curahkan rasaku ini pada sejuknya embun pagi
Ia pun tak mampu mengobati,
Ramai kicau burung di pagi hari pun
Tak mampu tutupi sunyinya hatiku
Tanpa hadirmu
Bahkan ketika kusampaikan pada dinding-dinding kamar,
Ia hanya diam tanpa kata
Mencoba aku curahkan dalam lantunan nada
Namun, rasa ini semakin menggila
Lalu kucoba coretkan tinta
Dengan harap tertumpah rasaku ini dalam untaian kata

Wednesday, 6 May 2015

WARKOP LESEHAN AMBULU JEMBER


Setelah menempuh kurang lebih 15 menit pejalanan menggunakan motor kesayangan dari rumah, sampailah di pusat kota kecil tempat saya tinggal, yahh walaupun sepanjang perjalanan hanya disuguhi deretan pohon karet yang melambai dalam gelap, dan sesekali diselingi pedesaan. Tapi itu semua serasa hilang setelah dibayar dengan pemandangan khas perkotaan yang wilayahnya sebenarnya sangatlah kecil. Selamat datang di Kota Ambulu Kabupaten Jember.


Setelah berjalan jalan menjelajahi kota, kini tiba saat yang saya tunggu tunggu untuk mampir di warung kopi sederhana yang berderet di sepanjang pagar alun alun. Disini pengunjung boleh memilih, apakah mau duduk lesehan beralas tikar beratapkan langit malam atau duduk di bangku kayu panjang di bawah tenda. Dan aku memilih duduk  di bangku kayu panjang di dekat gerobak.

Tak perlu terburu-buru untuk menyeruput kopi panas khas warung ini hehe. Karena warung buka hingga dini hari dan waktu seakan tak perlu dirisaukan disini. Banyak anak-anak muda bercengkerama sambil duduk lesehan di atas tikar . Dan aku melarutkan diri dalam malam dunia kecil sederhana ini. Merasakan betapa kehidupan tetap bisa terus berjalan meskipun tanpa kemegahan ataupun gemerlap kemewahan…