Social Icons

Wednesday, 6 May 2015

WARKOP LESEHAN AMBULU JEMBER


Setelah menempuh kurang lebih 15 menit pejalanan menggunakan motor kesayangan dari rumah, sampailah di pusat kota kecil tempat saya tinggal, yahh walaupun sepanjang perjalanan hanya disuguhi deretan pohon karet yang melambai dalam gelap, dan sesekali diselingi pedesaan. Tapi itu semua serasa hilang setelah dibayar dengan pemandangan khas perkotaan yang wilayahnya sebenarnya sangatlah kecil. Selamat datang di Kota Ambulu Kabupaten Jember.


Setelah berjalan jalan menjelajahi kota, kini tiba saat yang saya tunggu tunggu untuk mampir di warung kopi sederhana yang berderet di sepanjang pagar alun alun. Disini pengunjung boleh memilih, apakah mau duduk lesehan beralas tikar beratapkan langit malam atau duduk di bangku kayu panjang di bawah tenda. Dan aku memilih duduk  di bangku kayu panjang di dekat gerobak.

Tak perlu terburu-buru untuk menyeruput kopi panas khas warung ini hehe. Karena warung buka hingga dini hari dan waktu seakan tak perlu dirisaukan disini. Banyak anak-anak muda bercengkerama sambil duduk lesehan di atas tikar . Dan aku melarutkan diri dalam malam dunia kecil sederhana ini. Merasakan betapa kehidupan tetap bisa terus berjalan meskipun tanpa kemegahan ataupun gemerlap kemewahan…


5 comments:

  1. wah kalau aku tahunya watu ulo aja kang di daerah jember.. hehehe.. nanti kunjung kesini aja deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya itu perempatan sbelum menuju watu ulo

      Delete
  2. Ambulu tepatnya sebelah mana mas?

    ReplyDelete